Dua Pemuda Tenggelam di Sungai Blambangan Umpu, Tim Bersiap Lakukan Pencarian

Dua Pemuda Tenggelam di Sungai Blambangan Umpu, Tim Bersiap Lakukan Pencarian

Citra hukum
Kamis, 26 Maret 2026


Citrahukum.com, Way Kanan – Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Way Umpu, tepatnya di wilayah Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis (26/03/2026).

Dua warga Kampung Say Umpu, Kecamatan Way Tuba, dilaporkan tenggelam saat hendak menyeberangi sungai. Keduanya diketahui berinisial PR dan MN, masing-masing berusia sekitar 22 tahun dan masih berstatus bujang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga setempat, peristiwa bermula saat enam pemuda asal Kampung Say Umpu berangkat memancing ke Sungai Way Umpu yang berada di wilayah Kampung Segara Midar.

Setibanya di lokasi, keenam pemuda tersebut berniat menyeberangi sungai dengan cara berenang. Namun nahas, saat berada di tengah sungai, salah satu korban diduga tidak mampu berenang dan mulai tenggelam.

Melihat rekannya dalam kondisi timbul tenggelam, PR berusaha memberikan pertolongan dengan cara menggapai korban. Namun upaya tersebut justru berujung petaka, keduanya akhirnya tenggelam dan hilang di aliran Sungai Way Umpu.

Mendapat kabar tersebut, warga dari Kampung Segara Midar dan Kampung Say Umpu langsung bergerak melakukan pencarian menggunakan alat seadanya, termasuk jala besar. Namun hingga berita ini diturunkan, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Way Kanan menyatakan telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan saat ini tengah melakukan persiapan serta koordinasi untuk segera melakukan pencarian.

“Kami telah menerima laporan terkait adanya dua warga yang diduga tenggelam di aliran Sungai Way Umpu, wilayah Kampung Segara Midar. Saat ini tim sedang dalam tahap persiapan dan koordinasi untuk segera melakukan pencarian secara maksimal,” ujar perwakilan BPBD.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi dengan arus deras, serta tidak melakukan penyeberangan tanpa alat keselamatan yang memadai.

“Untuk sementara, proses pencarian juga dibantu oleh warga setempat dengan peralatan seadanya. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di perairan terbuka.