Cuaca Buruk, KM Abadi Jaya A 1 Terdampar di Pantai Waibuku Sumba Barat Daya

Cuaca Buruk, KM Abadi Jaya A 1 Terdampar di Pantai Waibuku Sumba Barat Daya

Citra hukum
Minggu, 25 Januari 2026


SUMBA BARAT DAYA – Citrahukum.com |
Minggu, 25 Januari 2026
Cuaca buruk melanda perairan laut wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terjangan angin kencang disertai gelombang tinggi menyebabkan sebuah kapal ikan KM Abadi Jaya A 1 terdampar di bibir Pantai Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kapal KM Abadi Jaya A 1 diketahui bertolak dari Pelabuhan Banyuwangi, Jawa Timur, dengan tujuan Perairan Indonesia Tengah, tepatnya Tanjung Ruah, Sumba Barat (NTT). Namun dalam perjalanan, kapal diterjang angin kencang dengan kecepatan mencapai 35 knot disertai gelombang laut setinggi dua meter, sehingga olah gerak kapal menjadi terbatas.

Akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut, kapal kehilangan kendali, hanyut, lalu kandas di perairan dangkal hingga mendekati bibir pantai.

Kepala Desa Waimaringi, Petrus Pati Dita, S.Pd, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa nahkoda dan seluruh anak buah kapal (ABK) telah melaporkan diri secara resmi ke Kantor Desa Waimaringi serta ke Polsek Kodi Bangedo dan Kodi Balaghar.

“Kapal kandas karena tidak mampu melawan kuatnya terpaan angin dan gelombang laut. Seluruh awak kapal dalam keadaan selamat,” ujar Petrus.

Lebih lanjut, Petrus menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan bersama masyarakat setempat, dibantu aparat kepolisian dan TNI.

“Kami bersama warga, anggota Polsek Kodi Bangedo di antaranya Kanit Darmono, Pak Ibra, Pak Ludo, dan rekan-rekan serta anggota TNI telah mengevakuasi kapten dan kru kapal. Jumlah ABK sebanyak 30 orang, semuanya selamat dan sudah dilakukan pendataan,” jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, lambung kapal bagian depan dilaporkan mengalami patah akibat hantaman gelombang laut yang cukup ganas di bibir Pantai Waibuku.

Hingga berita ini diterbitkan, muatan kapal KM Abadi Jaya A 1 belum diketahui secara pasti. Sementara itu, proses penanganan dan rencana evakuasi kapal masih dalam tahap persiapan oleh pihak-pihak terkait.

Pihak desa memastikan bahwa dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa, tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, dan situasi tetap kondusif.(Mone)