Citrahukum.com, BANTUL — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bantul akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 pada Minggu (2/11/2025). Sehari sebelumnya, Sabtu (1/11/2025), panitia resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Bantul periode 2025–2030.
Hingga batas akhir pendaftaran pukul 14.00 WIB, tercatat dua nama telah menyerahkan berkas pencalonan, yakni Paidi dan M. Ali Yusuf Rasyid.
Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Bantul ke-11, Heru Sudibyo, menjelaskan bahwa proses pendaftaran berjalan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan tata tertib Musda.
“Tugas kami adalah memverifikasi semua berkas dan memastikan kesesuaiannya dengan aturan partai. Untuk bisa maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Bantul, setiap kandidat minimal harus mendapat dukungan 30 persen dari total pemegang hak suara,” jelas Heru kepada Citra Hukum, Sabtu (1/11/2025).
Heru menambahkan, sehari sebelumnya pihaknya telah menggelar Pra-Musda yang diikuti seluruh pemegang hak suara, mulai dari pimpinan partai tingkat kapanewon, serta organisasi sayap seperti SOKSI, Kosgoro, MKGR, AMPG, hingga KPPG. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penjelasan lengkap dan transparan terkait mekanisme pemilihan ketua.
Salah satu bakal calon, M. Ali Yusuf Rasyid, secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua SC Musda Golkar Bantul, didampingi puluhan pengurus Pimpinan Kecamatan (PK).
Ali mengklaim telah mengantongi 12 dukungan suara sah dari total 22 pemegang hak suara, baik dari tingkat kapanewon maupun organisasi sayap partai.
“Kami membawa energi baru untuk membangun kembali marwah Partai Golkar. Ini bukan sekadar perubahan, tetapi gerakan perbaikan agar Golkar kembali kuat dan solid dari akar hingga ke atas,” tegas Ali.
Ali menegaskan, jika terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Bantul, ia akan fokus memperkuat struktur partai hingga tingkat desa dan memperkokoh solidaritas kader.
"Kuncinya ada di kader akar rumput. Kita harus gotong royong membangun dari akar beringin agar Golkar Bantul kembali berpengaruh di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Musda ke-11 DPD Partai Golkar Bantul dijadwalkan berlangsung demokratis, terbuka, dan sesuai AD/ART Partai, sebagai forum tertinggi dalam menentukan arah dan kepemimpinan partai di tingkat kabupaten.
Kedua kandidat diharapkan dapat bersaing secara sehat dan bermartabat, menjunjung tinggi nilai kekaryaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong yang menjadi jati diri Partai Golkar.( AR )
