Trah Noto Wiarjo: Menjaga Warisan, Merawat Silaturahmi dan Birrul Walidain

Trah Noto Wiarjo: Menjaga Warisan, Merawat Silaturahmi dan Birrul Walidain

Citra hukum
Minggu, 02 November 2025


Citrahukum.com, BANTUL — Keluarga besar Trah Noto Wiarjo terus menjaga warisan luhur para leluhur melalui kegiatan silaturahmi rutin setiap satu bulan sekali. Pertemuan kali ini dilaksanakan secara bergiliran di kediaman Simbah Kartono/Wahid, Gunturan, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Minggu (2/10/2025).
Tradisi ini menjadi wujud nyata semangat “Noto Wiarjo” — menata kebersamaan untuk mencapai kesejahteraan lahir dan batin. Dalam setiap pertemuan, keluarga besar saling berbagi kabar, mempererat tali persaudaraan, sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para sesepuh Trah Noto Wiarjo.

Selain agenda silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil sebagai bentuk birrul walidain — penghormatan dan doa bersama untuk arwah para leluhur yang telah mendahului.

Simbah Kharisman, putra keempat dari Mbah Noto Wiarjo yang dikenal sebagai Bupati Kliwon Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, menyampaikan bahwa sosok Mbah Noto Wiarjo merupakan panutan dan sumber inspirasi bagi seluruh keturunannya.

“Silaturahmi bulanan ini bukan sekadar pertemuan keluarga, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat ikatan antargenerasi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperdalam makna kebersamaan dalam bingkai budaya Jawa yang penuh unggah-ungguh,” ujarnya.

“Ngudi Katentreman, Noto Kautaman, Mrih Wiarjo Tumraping Sesami.”
(Mencari kedamaian, menata kebajikan, demi kemuliaan bagi sesama.)



Ketua Trah, Bapak Triantoro, menegaskan bahwa keluarga besar Trah Noto Wiarjo berkomitmen untuk terus melestarikan tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menata kehidupan keluarga agar tetap harmonis, guyub lan rahayu. 🌾

(ARI)