Citrahukum.com, Maluku| M. Saleh Souwakil resmi menjabat sebagai Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku Periode 2025–2027. Kepastian ini diperoleh setelah Dewan Pimpinan Pusat IMM menerbitkan Surat Keputusan bernomor XXXIV/A-1/2025, yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP IMM, Immawan Rian Betran Delza, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.
Penetapan tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian panjang Musyawarah Daerah XIV IMM Maluku yang digelar pada 13 September 2025. Musyda berlangsung penuh dinamika, memperlihatkan kedewasaan kader melalui dialektika, pertukaran gagasan kritis, hingga perdebatan konstruktif dalam menentukan arah gerakan IMM Maluku ke depan. Di tengah proses itu, nama M. Saleh Souwakil mengemuka sebagai sosok yang dianggap memiliki kapasitas, keteguhan sikap, serta kemampuan merajut kesatuan di antara berbagai spektrum kader.
Pengesahan melalui SK DPP IMM menjadi penanda bahwa mandat kepemimpinan kini berada di tangan Saleh Souwakil, sekaligus mengakhiri seluruh dinamika yang mengiringi Musyda. Dengan amanah tersebut, ia menjadi figur utama yang menakhodai gerak IMM Maluku selama dua tahun mendatang.
Dalam sambutannya usai menerima SK, M. Saleh Souwakil menegaskan komitmennya membawa IMM Maluku memasuki fase gerakan yang lebih progresif. Ia menekankan pentingnya memperkuat basis intelektual kader, membangun solidaritas yang kokoh, serta memastikan IMM hadir sebagai kekuatan moral dan sosial di tengah berbagai persoalan strategis di Maluku. Ia juga menyoroti pengembangan ruang-ruang kajian dan afirmasi peran IMM dalam isu-isu publik sebagai fokus kepemimpinannya.
Ketua Umum DPP IMM, Immawan Rian Betran Delza, memberikan apresiasi atas proses yang telah dilalui serta menyampaikan kepercayaan penuh bahwa Saleh Souwakil mampu membawa IMM Maluku menuju kualitas gerakan yang lebih matang dan relevan.
Dengan legitimasi melalui SK nomor XXXIV/A-1/2025, M. Saleh Souwakil resmi memulai perjalanan baru sebagai Ketua Umum DPD IMM Maluku Periode 2025–2027, membuka babak harapan baru bagi kesinambungan nilai, gagasan, dan gerakan IMM di Bumi Maluku.
