Citrahukum.com, Sanden, 10 November 2025 —
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025, Kapanewon Sanden menggelar Upacara Bendera yang berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor Kapanewon Sanden, pada Senin (10/11/2025) pukul 07.30 WIB.
Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimkap Sanden, unsur TNI-Polri, ASN, para guru, lurah dan pamong kalurahan, PEPABRI, serta para siswa dari tingkat SLTA, SLTP, hingga SD di wilayah Sanden. Seluruh peserta tampak mengikuti upacara dengan penuh semangat dan disiplin.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan serta kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pada kesempatan tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Danramil 15/Sanden Kodim 0729/Bantul, Lettu Inf Sugiarto, alumni Secapa TNI AD tahun 2017.
Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Kawat Keamanan Kapanewon Sanden, Dionisyus Wira Kusuma, dan Komandan Upacara dijabat oleh Babinsa Murtigading, Serma Mujiono.
Turut terlibat pula Komandan Kompi Babinsa Gadingsari Serma Cahyadi, Babinsa Gadingharjo Serka Yulianto, bersama personel dari Posal Samas, Polsek Sanden, serta Ajudan Irup Sertu Subowo (Babinsa Srigading).
Petugas penggerek bendera berasal dari SMA/SMK Sanden, dengan dukungan petugas lainnya dari ASN Kapanewon Sanden.
Dalam amanatnya, Lettu Inf Sugiarto mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan bangsa yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan Indonesia.
“Para pahlawan bukan sekadar nama di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Mereka berjuang bukan untuk dirinya sendiri, melainkan demi generasi masa depan kita semua,” ujarnya.
Beliau juga menekankan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari semangat kepahlawanan, yaitu:
1. Ketekunan dalam berjuang,
2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan
3. Pandangan jauh ke depan untuk kemajuan Indonesia.
Lettu Inf Sugiarto menegaskan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada bangsa.
“Inilah semangat nasional yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto — mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, hingga menegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan serta doa bersama.
Suasana haru dan kebanggaan tampak dari seluruh peserta, menandakan bahwa semangat kepahlawanan terus hidup di tengah masyarakat Sanden.
