Citrahukum.com, Pringsewu (24/10/2025) — Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional yang penuh berkah dan kegembiraan, UPT SDN 1 Pardasuka Timur menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi untuk Sesama” dengan membagikan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada 24 Oktober 2025 ini dihadiri oleh siswa-siswi, pengurus masjid dan musala, warga sekitar, serta sejumlah tamu undangan dari luar kecamatan. Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai jalannya acara yang sarat dengan nilai kepedulian dan gotong royong.
Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok, diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, anak yatim dan piatu, pengurus rumah ibadah, serta para lansia. Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata dari semangat Hari Santri Nasional 2025, dengan cara yang sederhana namun berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SDN 1 Pardasuka Timur, Afriyandi, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan setiap tahun. Harapannya, jumlah paket yang dibagikan bisa semakin banyak sehingga semakin banyak pula masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, dewan guru, siswa, dan panitia yang telah berperan aktif menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di sekolah tersebut.
Sementara itu, Agustomi, salah satu guru di UPT SDN 1 Pardasuka Timur, turut menyampaikan pandangannya.
“Sebagai guru sekaligus santri, saya sangat senang dengan gagasan dan ide-ide baru dari kepala sekolah, terutama kegiatan seperti ini di momentum Hari Santri. Tradisi pesantren bisa dikolaborasikan dengan pendidikan formal, terutama dalam hal adab dan moralitas,” tuturnya.
Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa semangat santri bukan hanya tentang belajar ilmu agama, tetapi juga tentang menebar manfaat dan kepedulian terhadap sesama sesuai dengan nilai luhur yang diwariskan para ulama dan pendiri bangsa.
